Travelling / Wisata / Pantai Air Manis Padang Cermin Tragedi sang Malin Kundang

Pantai Air Manis Padang Cermin Tragedi sang Malin Kundang

Mendengar nama Pantai Air Manis Padang mungkin tak sedikit diantara anda yang belum atau jarang mendengarnya. Namun bisa dipastikan jika anda tahu atau setidaknya pernah mendengar nama Malin Kundang. Yaps, di pantai yang cukup indah inilah legenda tentang si anak durhaka Malin Kundang di kutuk ibunya menjadi sebuah batu.

Jika anda datang ke pantai yang terletak di Kecamatan Padang Selatan atau sekitar 15 km dari pusat kota Padang ini, anda akan menyaksikan sebuah reruntuhan batu di sekitar pantai. Batu-batu yang berserakan ini seakan membentuk potongan kapal dengan beberapa bagian dek kapal lengkap dengan perlengkapannya seperti tali tamang atau tong yang terbuat dari batu. Yang lebih menarik tentu saja sebuah betu berbentuk seseorang yang sedang telungkap atau bersujud. Batu inilah yang diyakini sebagai bukti legenda si Malin Kundang.

Seperti pernah kita dengar saat sekolah, legenda Malin Kundang bertutur tentang seorang anak yang merantau untuk memperbaiki nasibnya. Namun setelah berhasil di negeri orang, Malin pun kembali k tanah kelahirannya. Namun saat ibunya hendak memeluknya, Malin menolak yang tak mengakui ibunya. Karena marah, dikutuklah si anak durhaka itu menjadi sebuah batu.

Pantai Air Manis Padang

Berdasarkan legenda itu pula Pantai Air Manis Padang menjadi salah satu tempat tujuan wisata yang paling popular di Padang maupun di Sumatera Barat. Cerita tentang kisah anak durhaka ini menjadi santapan cerita legenda yang disampaikan di sekolah. Kisah ini pula yang mampu membuat daya tarik pantai ini menjadi tempat wisata yang banyak dikunjungi wisatawan domestik.

Namun pertanyaannya, benarkah legenda Malin Kundang yang sangat terkenal itu terjadi di pantai ini, atau apakah kisah si anak durhaka ini benar-benar ada dan terjadi di tanah Minang?

Dari berbagai informasi yang penulis dapatkan, pada awalnya onggokan bebatuan di sekitar pantai tidaklah mirip kapal karam seperti yang terlihat saat ini. Itu hanyalah batu karang yang secara alami memang terdapat di sekitar pantai ini. Namun pemerintah daerah setempat kabarnya telah menambahkan beberapa ornament dengan tujuan untuk membentuk agar mirip geladak kapal, seperti dengan membuatkan ornamen tali tambang atau tong kayu dari bahan semen di sekitarnya.

Langkah pemda ini sempat mengundang protes masyarakat dan budayawan di kota Padang karena dinilai merusak keaslian situs dimana legenda yang memang sangat terkenal tersebut tumbuh. Tampaknya kepentingan promosi pariwisata kurang mengindahkan orisinalitas situs atau tempat-tepat yang dinilai memiliki nilai sejarah.

Karena itu, benarkah legenda Malin Kundang benar terjadi di Pantai Air Manis Padang dan apakah kisah legenda itu benar-benar ada dan pernah terjadi, silahkan cari jawabannya sendiri.

Keunggulan Wisata Pantai Air Manis Padang

Terlepas dari orisinalitas kisah legenda Malin Kundang, namun Pantai Air Manis memang memiliki banyak keunggulan yang sangat layak untuk anda kunjungi. Pasir yang terhampar luas di pantai yang memanjang dan landai menyajikan sebuah panorama yang cantik mempesona. Para wisatawan pun dapat berjalan-jalan tanpa alas kaki untuk merasakan lembutnya pasir pantai yang sangat nyaman.

Pantai Air Manis

Pantai Air Manis Padang

Gelombang lautnya yang tidak terlalu besar juga cocok dijadikan sebagai lokasi untuk bermain surfing, sekedar berenang, maupun olah raga air lainnya. Beberapa wisatawan, khususnya wisaawan asing, terlihat bermain surfing di pantai yang indah ini. Sunset merupakan momentum yang menyenangkan untuk menikmati panorama pantai yang sungguh menakjubkan ini.

Selain menikmati pemandangan di pantai, anda pun dapat berkunjung ke beberapa pulau kecil yang ada di dekat pantai itu. Diantaranya ada Pulau Pisang Kecil yang luasnya tak lebih dari 1 hektar yang sangat memikat. Kita juga juga dapat mengunjungi Pulau Sikuai, yang lokasinya tak jauh dari Pulau Pisang dengan cara menyewa perahu motor yang banyak disewakan.

Wisata Pantai Air Manis Padang tak hanya melambang legenda si Malin Kundang, namun yang lebih penting adalah tawaran keindahan panorama alamnya nan elok menawan.

gambar:google.com

Penulis: joesck

Foto Profil dari joesck
Ghost Writer yang Senang Jalan-jalan dan Menyukai Fotografi

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Bernostalgia di Wisata Omah Djadoel, Blitar

Kamu pernah mampir di Kota Blitar? Kota kecil yang dikenal dengan adanya ...