Travelling / Wisata / Museum Tsunami Aceh bak Bahtera Nuh

Museum Tsunami Aceh bak Bahtera Nuh

Museum Tsunami Aceh merupakan tempat yang sangat tepat untuk mempelajari sekaligus mengenang peristiwa bencana alam terbesar yang telah menelan ratusan ribu saudara kita yang tinggal di ujung barat Indonesia tersebut. Di tempat ini pula berbagai fakta tentang tsunami diabadikan, termasuk nama-nama korban yang tewas dan hilang dalam bencana itu.

Bencana alam yang terjadi pada 26 Desember 2004 itu telah memporak-porandakan dan merusak rumah, bangunan, dan berbagai fasilitas publik di sebagian kawasan Sumatera Utara. Tak kurang dari 240 ribu orang tewas dan kerugian harta benda yang sangat besar dalam peristiwa yang tercatat sebagai tsunami terbesar di dunia tersebut.

Untuk mengenang peristiwa besar itulah Museum Tsunami Aceh didirikan. Museum ini berlokasi atau sekitar 1 kilometer dari Masjid Raya Aceh atau tepatnya di Jalan Sultan Iskandar Muda, berdekatan dengan lapangan Blang Padang dan Simpang Jam. Bangunan yang dibangun di atas lahan seluas 1 hektar itu telah diresmikan pada tanggal 23 Februari 2008 oleh Presiden Susio Bambang Yudhoyono.

Bangunan museum yang didirikan dalam rangka proyek rehabilitasi dan rekonstruksi pasca bencana itu terlihat sangat unik dan artistik. Arsitektur Rumoh Aceh as Escape Hill karya Muhammad Ridwan Kamil itu kabarnya mempunyai filosofi yang sangat mendalam. Selain untuk mengenang para korban, museum ini dimaksudkan sebagai monumen kenangan tentang bencana tsunami dan agar menjadi pusat pembelajaran guna mengantisipasi bila peristiwa serupa bakal terulang.

Nama Korban dalam Museum Tsunami Aceh

Museum Tsunami Aceh berbentuk seperti kapal penyelamatan dengan atap bangunan yang cukup tinggi dibuat sebagai taman dengan konsep Escape Hill. Maksudnya, selain sebagai museum, bangunan itu juga dapat digunakan sebagai tempat evakuasi dan menyelamatkan diri bila tsunami kembali datang seperti layaknya kapal bahtera Nabi Nuh. Atap museum yang berbentuk bukit itu cukup luas dan sangat kuat itu kabarnya mampu menampung ribuan orang.

Di dalam museum ini pengunjung juga dapat melihat berbagai barang atau benda yang memperlihatkan dahsyatnya dampak tsunami serta berbagai peralatan tradisonal budaya Aceh. Di dinding museum terpahat nama orang-orang yang tewas dalam bencana itu.

museum tsunami aceh

Museum Tsunami Aceh

Di dalam museum ini, pengunjung akan berjalan melewat suatu lorong dimana pada dinding di sisi kiri maupun kanannya dibuat dalam bentuk seperti aliran air. Dengan arsitektur yang unik ini, pengunjung dapat merasakan bagaimana tsunami terjadi seperti sesungguhnya. Sedangkan di bagian tengah ruang terdapat dinding berbentuk silinder yang memantulkan sinar ke arah ornamen bertuliskan Allah sebagai teknik grafis yang sangat menawan dari Museum Tsunami Aceh.

Penulis: joesck

Foto Profil dari joesck
Ghost Writer yang Senang Jalan-jalan dan Menyukai Fotografi

Silahkan Berkomentar

x

Check Also

Bernostalgia di Wisata Omah Djadoel, Blitar

Kamu pernah mampir di Kota Blitar? Kota kecil yang dikenal dengan adanya ...